Tentang Saya

Saya berasal dari kota kecil di Jawa Barat, orang-orang mengenalnya sebagai kota tahu, Sumedang. Sebagai seseorang yang berasal desa, saya merasa beruntung mendapatkan banyak akses dan pengalaman untuk belajar hingga saat ini.

Web Developer
Setelah lulus menempuh pendidikan di SMK Informatika Sumedang dengan mengambil peminatan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), saya hijrah ke kota Bandung, untuk bekerja untuk pertama kalinya. Jenis pekerjaan pertama yang saya dapatkan adalah jenis pekerjaan yang sangat saya inginkan ketika sekolah, yaitu menjadi web developer. Selama tiga tahun, aktifitas yang saya jalankan, artikel yang saya baca adalah yang berhubungan dengan pengembangan web. Ketika berhasil mendapatkan pekerjaan itu, saya merasa semua yang saya upayakan membuahkan hasil. Saya makin bersyukur, apalagi ketika mendengar teman-teman lain tidak semudah ketika saya mendapatkan pekerjaan yang sesuai.

Projek pertama yang saya terlibat adalah multipayment system yang diintegrasikan dengan pengiriman uang (remittanceDelima dari Telkom. Projek lain yang terlibat adalah yang berhubungan dengan sistem keuangan untuk berbagai Bank Perkereditan Rakyat (BPR) di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya BPRS Cipaganti.

Selama kurang lebih dua tahun bekerja di sini, saya selalu bersemangat dan berupaya go the extra mile. Bekerja dengan waktu yang lebih selalu saya lakukan, untuk bisa belajar lebih cepat.

Google Student Ambassador
Presentasion at Cebu, Philippines

Setelah bekerja satu tahun, saya memutuskan untuk mengambil kuliah kelas karyawan di Bina Sarana Informatika (BSI) setelah pulang kerja. Saya sangat menikmati rutinitas kerja-kuliah yang saya jalani. Selain rutinitas tersebut, saya juga rajin mengikuti berbagai informasi terbaru di bidang teknologi, dan yang paling saya ikuti adalah produk-produk yang dimiliki oleh Google. Hingga akhirnya saya menemukan program Google Student Ambassador.

Saya biasanya kurang percaya diri untuk ikut suatu kompetisi atau program sejenis. Tapi untuk program Google Student Ambassador, saya memberanikan diri untuk ikut serta. Mungkin karena optimis, saya akhirnya tergabung menjadi salah satu peserta di program tersebut.

Program ini adalah salah satu turning point terbesar untuk saya sejauh ini, karena lewat program ini saya mendapatkan akses dan kesempatan untuk bisa bertemu dengan mahasiswa terbaik dari seluruh Asia Tenggara.

Hingga sampai akhirnya saya terpilih menjadi salah satu peserta terbaik dan diundang ke Philippines untuk presentasi. Itu adalah kali pertama saya ke luar negeri.

Google telah merubah banyak hal di dunia ini, telah merubah banyak hal untuk hidup orang banyak, termasuk saya.

Kibar
Google Apps Training at Google Indonesia

Sejak bergabung dengan Google Student Ambassador, saya juga mengenal orang-orang dibalik komunitas Google, seperti Google Business Group (GBG) dan Google Developer Group (GDG).

Dari berbagai aktivitas yang saya ikuti bersama komunitasnya Google, saya kemudian mengenal Kibar. Mereka menyebut dirinya bukan sebuah perusahaan, namun sebuah movement. Sesuai dengan namanya, Kibar memiliki visi untuk mengkibarkan talenta Indonesia. Setelah melewati berbagai pertimbangan, saya kemudian memutuskan untuk pindah ke Jakarta dan bergabung dengan movement ini.

Kibar ingin berkontribusi untuk Indonesia lebih baik melalui teknologi, industri kreatif dan entrepreneur. Salah satu pemikiran yang diyakini Kibar adalah "empower people to do things they never thought they could".

Saya diberikan kepercayaan mengerjakan hal luar biasa di sini, dimulai dari berkontribusi untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) bersama Google melalui GAPURA, membantu pendidikan Indonesia memanfaatkan teknologi di kelas melalui Google for Education Summit, mengajar coding di Kementerian Luar Negeri, mendorong anak mudah Indonesia untuk menghasilkan bisnis berbasis informasi teknologi melalui Innovative Academy (UGM), Start Surabaya dan Technology Based Business (ITB) dan berbagai kesempatan luar biasa lainnya. Mungkin saya tidak akan mendapatkan akses dan kesempatan seperti itu jika saya tidak memutuskan untuk bergabung.

Edtechpreneur
Saya ingin berkontibusi ke dunia melalui bidang edukasi, teknologi dan kewirausahaan. Pendidikan adalah akar dari semua permasalahan di dunia. Seperti Nelson Mandela bilang bahwa "Education is the most powerful weapon which you can use to change the world". Teknologi adalah bidang yang saya dalami sejak masih sekolah di SMK. Saya percaya bahwa teknologi bisa memberikan skalabilitas untuk berbagai solusi dari permasalahan yang ada. Ibu dan Ayah berwirausaha untuk menghidupi keluarganya, kelak saya harus menjadi seperti mereka. Saya harus menjadi pengusaha yang secara bersamaan berkontribusi untuk solusi Indonesia.

Hubungi saya di:
sutisna.kaifa@gmail.com
LinkedIn
Google+
Designed By Seo Blogger Templates