Friday, January 22, 2016

Mengambil sisi positif dari setiap kejadian


Yang namanya teman dan lingkungan, pasti akan memberikan pengaruh terhadap bagaimana kita bersikap. Ada baiknya jika itu positif, bahayanya jika itu negatif.
Seberapapun kita kekeuh dengan idealisme dan cara kita bersikap, namun jika kita terus berada di lingkungan itu, lama-lama kita akan terbawa arus.

Gw terus coba mengontrol diri dan membiasakan untuk bersikap dan berfikir positif apapun yg gw lalui. Meski kadang kita harus menghadapi situasi yang ga kita suka, tapi mengambil nilai positif dari sebuah kejadian lebih baik daripada mengutuknya.

Baru aja hari selasa gw abis dari Jakarta untuk meeting di 3 tempat. Alhamdulillah, meskipun sepertinya kaya pengangguran tapi agenda meeting gw ga kalah sama para eskekutif di perusahaan ternama #eaah

Nah hari ini (Jumat, 22 Jan) gw harus ke Jakarta lagi untuk menghadiri pre-hackathon Mandiri. Ema gw sedikit berpesan sebelum gw cus dari rumah, "Kalo ga penting banget, ga usah ke Jakarta. Kan baru kemarin kesana dan hari selasa bakal meeting lagi di Jakarta!. Gw cuma mengiyakan sambil berpamitan pergi.

Di jalan gw sempet kepikiran sama omongannya ema gw. Gw rugi ga sih bela-belain ini? Padahal gw bisa ngerjain hal lain yg udah jelas harus diberesin. Nah daripada galau gitu, akhirnya gw memutuskan untuk menuliskan hal positif yang gw dapet saat dateng ke pre-hackathon Mandiri.

1. Pre Hackathon
Ketika gw masih kerja di Jakarta, beberapa kali gw sempet bikin hackathon. Tapi rasanya belum pernah bikinin pre event seperti ini. Yang paling menarik dari pre hackathon ini adalah penjelasan detail soal penggunaan API dan teknologi yg harus digunakan. Beberapa pertanyaan dari peserta juga sangat banyak dan kebanyakan teknikal. Itu menunjukan perwakilan dari 92 peserta yang terpilih sangat antusias.

2. Ketemu adik kelas SMK
Sejak memutuskan untuk merintis perusahaan sendiri dan kembali tinggal di Sumedang, gw merancang banyak hal yang bisa gw lakukan untuk give back ke kota di mana gw tumbuh. Salah satu hal yg harus gw lakukan adalah menjaring anak muda Sumedang yang lain untuk bersama-sama mencapai hal tsb.
Ketemu sama Fahad, salah satu siswa unggulan lulusan SMK Informatika yang kini kuliah di Telkom University, adalah titik terang buat gw. Setidaknya gw bisa share soal apa yang ingin gw lakukan dengan harapan dia mau ikut bergabung.

3. Ekosistem digital terus tumbuh
Bidang digital tuh pasti tumbuh terus. Ikut terlibatnya bank gede kaya Mandiri bakal bikin perusahaan gede lainnya jg pasti pengen bikin event sejenis. Positifnya dari ini, akan banyak perusahaan yang terinspirasi bikin API untuk layanannya. Dan talent IT semakin punya banyak tempat untuk menguji juga mengasah kemampuannya lewat kompetisi. Tentu idealnya tidak hanya kompetisi harapkan hadiah aja, tapi juga harus memperhatikan impact positif ketika berkarya.

4. Golden tiket Wirausaha Mandiri
Jadi tadi ada selingan presentasi kompetisi Wiraudaha Mandiri yang bakal tutup pendaftaran awal Februari ini. Katanya, yang masuk 10 besar hackathon, akan langsung dapet golden tiket ke 40 besar Wirausaha Mandiri. Keren! Karena yang daftar Wirausaha Mandiri tuh katanya bisa ampe 5000 pendaftar, ya langaung masuk 40 besar sih enak banget.

5. Berkumpul dengan teman lama
Gw ketemu banyak banget temen yang udah lama ga ketemu. Lumayan, sekalian silaturahmi dan bercerita ringan.

6. Minikmati perjalanan
Gw semakin menikmati dan terbiasa dengan aktifitas bulak balik Jakarta-Sumedang. Di perjalanan, biasanya banyak ide muncul yang bikin gw terus semangat untuk istikomah berproses.

***

Semoga gw selalu bisa mengambil hal positif dalam setiap kejadian ya. Dan lo terinspirasi untuk melakuka hal yang sama.
Selamat malam!

Ditulis dalam perjalanan Jakarta-Sumedang


Designed By Seo Blogger Templates