Sunday, November 1, 2015

Solve for X: Berdiskusi dan belajar bikin Moonshot Project


Sejak setahun belakangan ini, gw sering banget ikutan ataupun bantu project yang berhubungan dengan entrepreneur atau startup. Dimulai dari The Backstage Ziliun, sebuah seminar yang mengundang para startup founder untuk berbagi cerita. Tech Based Business, sebuah mata kuliah yang mendorong mahasiswanya bikin tech startup yang impactful. Innovative Academy, hingga Start Surabaya, yang membawa gw stay di Surabaya berbulan-bulan hingga sekarang.

Trend secara umumnya sedang menuju kesana. Kini title entrepreneur menjadi hal yang membanggakan dan semakin banyak orang yang ingin jadi entrepreneur. Indonesia kan dikenal sama latahnya, ya mudah-mudahan latahnya orang Indonesia jadi entrepreneur bisa terus menerus ya.

Kadang gw merasa jenuh dengan term startup, saking setiap hari berkutat dengan dunia startup. Datengnya project Solve for X menjadi angin segar nih. Apa itu Solve for X?

Ada yang tau Google Glass, Project Loon yang direncanakan tahun depan dateng ke Indonesia atau Self-driving carnya Google? Nah semua project itu dimulai dari divisi Google[x]. Divisi itu di Google berfungsi untuk menghasilkan project yang Moonshot. apalagi itu Moonshot?

Moonshot adalah istilah yang dipake oleh Google untuk sebuah solusi/project dari gabungan 3 elemen. Yaitu permasaahan yang besar, solusi yang radikal dan pengunaan terobosan teknologi yang inovatif. Singkatnya bisa lihat diagram berikut.


Nah, dalam rangka menyebarkan virus Moonshot ini, Google membuat Solve for X, sebuah komunitas yang terdiri dari peneliti dan innovator yang mempunyai concern terhadap berbagai permasalahan yang bisa diselesaikan pada berbagai bidang, seperti bidang kesehatan, infrastruktur, hingga bidang makanan & minuman.

Ngobrol sama para innovator yang mau kasih talks

Indonesia adalah salah satu negara yang dipilih untuk melaksanakan serangkaian kegiatan Solve for X. GDG Indonesia jadikan Solve for X bagian dari rangakaian kegiatan Gemastik 8 di UGM pada 28 Oktober 2015. Acaranya pas banget hari Sumpah Pemuda. Makanya panggung utamanya ala-ala Bung Tomo sama Soekarno.

Solve for X yang pertama kali diselenggarakan di Indonesia ini mengundang  Enda Nasution (CEO, Sebangsa.com), Samuel Alexander (Finalist, Google Science Fair), dr. Gunadi, PhD (Researcher, Faculty of Medicine, Universitas Gadjah Mada) dan M Aditya Arief Nugraha (CEO. Gamatechno).

Diskusi panel dengans semua pembicara setelah masing-masing memberikan talks

Format kegiatannya talks dan panel. Semua yang disampaikan oleh narasumber menarik dan insightful. Tapi buat gw pribadi, talks dari dr. Gunadi sangat segar, karena dari dunia medis yang jarang gw denger. Talks yang dia sampaikan berhubungan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) yang dtetapkan oleh PBB. dr. Gunadi bilang bahwa tingkat kematian Ibu ketika mau melahirkan di Indonesia itu masih sangat tinggi, bisa berasal dari banyak faktor. Misal akses ke rumah sakit yang jauh dari tempat tinggal dsb. Masalah seperti itu yang harus segera diselesaikan dengan solusi Moonshot. dr. Gunadi juga menyoroti mengenai penyakit turunan yang bisa dihindari oleh bayi dengan penanggulangan dini.


Terus yang gw kagum adalah talks dari Samuel, dia itu anak SMA kelas 1 loh. Tapi talknya udah ala ala TED gitu. Gw juga kalah jauh deh sama dia. Dia adalah finalis Google Science Fair 2014 yang masuk 90 besar dunia. Saat ikut itu, dia masih kelas 2 SMP. Aduh SMP kelas 2, gw mah masih jahiliyah.

Samuel dateng ke venue ditemenin sama bapaknya. Yang gw liat, bapaknya sangat support apa yang dilakukan oleh Samuel. Ga heran sih kalo dia bisa akselerasi dalam berbagai pencapaian di usianya yang masih sangat muda.

Pas foto, tiba-tiba asap dari Kalimantan dateng. Eh salah! Ini asap ala ala kaya panggung dangdutan

Setelah selesai kegiatan. Waktunya foto-foto! Eitss.. tapi selain foto-foto, Solve for X juga masih ada sesi di tempat yang berbeda. Nama sesinya adalah Moonshot Sprint.


Yang pernah tau Design Sprint mungkin tau gimana alur kegiatannya. Moonshot Sprint juga mirip kaya gitu, metode brainstorming yang dibikin sama Google, bedanya ini fokus untuk menghasilkan ide Moonshot terhadap suatu permasalahan. Kemarin topik yang diambil adalah mengenai asap. Ternyata dari yang ikut, lumayan keren-keren solusinya.


Ada sebuah solusi yang diajukan sama salah tim yang menurut gw lumayan Moonshot sih. Kan kebakaran hutan itu kalo disengaja itu gara-gara industri kelapa sawit. ide dari mereka adalah bikin supaya sawit bisa tumbuh dengan ukuran lebih kecil dan bisa dilakukan secara vertikal menggunakan tower. Solusinya lumayan radikal dan moonshot, tapi harus dibuktikan secara ilmiah sih possibilitynya.

Jadi sudahkah terinspirasi untuk bikin Moonshot solution untuk berbagai permasalahan sekitar? Mari start dari yang kita bisa!

Thanks to Riska dari Imagine untuk dokumentasi eventnya yang ciamik!


Designed By Seo Blogger Templates