Sunday, April 5, 2015

Tech Based Business: Cerita Agate Studio!


Kalo seminggu sebelumnya saya di Bandung untuk ITB InMove, nah seminggu setelahnya (27 Maret) saya ke Bandung lagi untuk ikut kelasnya salah satu mata kuliah paling kece di ITB, yaitu Bisnis Berbasis Teknologi (Tech Based Business). Itu loh mata kuliah yang dibikin atas kerjasama ITB dengan Kibar.

Saya dari awal memang terlibat banyak dalam project ini, dimulai dari approach awal untuk pembuatan silabus hingga sampai proses sekarang dimana mereka sudah punya ide dan sedang membuat produknya.

Arief Widhiyasa, CEO Agate Studio


Jadi mata kuliah ini tentang apa sih? Mungkin dari judulnya kamu sudah bisa menebak. Intinya melalui mata kuliah ini, Kibar ingin mendorong anak-anak ITB yang keren-keren ini supaya bikin startup yang secara bersamaan solve masalah yang ada. Tentu ini sejalan dengan visinya ITB untuk menjadikan kampusnya sebagai entrepreneurs university.

Mata kuliah ini adalah mata kuliah pilihan yang bisa diikuti oleh semua mahasiswa ITB dari jurusan apapun. Mahasiswa yang sekarang ada yang berasal dari fakultas design, teknik dan manejemen. Bahkan ada yang dari jurusan kelautan juga!

Materi yang diberikan di mata kuliah ini mulai dari ideation, bisnis model, promotion hingga expansion plan untuk startupnya mereka. Dosen tetep untuk mata kuliah ini tentu saja Chief Executivenya Kibar, Yansen Kamto yang kemarin ceritanya masuk Hitam Putih bareng Putri Tanjung.

Karena materinya beragam, dimulai dari mindset hingga teknikal ke pengembangan produknya, maka mata kuliah ini sering undang dosen tamu. Nah minggu ini kebetulan yang menjadi dosen tamunya adalah dari Agate Studio.

Sesi pertama disampaikan mengenai prototyping di development game, meski begitu tips-trik yang disampaikan masih relevan dan dapat diterapkan untuk pengembangan aplikasi non-game. Yang menyampaikan sesi ini adalah Mas Zaki, salah satu producernya Agate Studio. Inti dari bahasan soal prototyping menurut saya adalah kalo mau bikin prototype harus cermat pilih fitur unggulan yang mau dibikin duluan.

Jangan cari saya! Saya yang foto soalnya :D

Sesinya kemudian dilanjutkan oleh Mas Arief. Sesinya seru banget sumpah. Asik banget denger cerita-ceritanya beliau saat pertama kali merintis Agate Studio bareng temen-temennya. Sampe cerita saat dia ditelfon TU ITB untuk lanjut kuliah ato engga.

Ceritanya mas Arief selalu menggunakan filosofi, yang which is bikin kita (saya pribadi) merasa mudah menerima maksud dari pesan yang ingin disampaikannya. Terus dia juga cerita soal pentingnya pendidikan/kuliah. "Jangan salah kaprah, saya tidak melanjutkan kuliah bukan karena saya malas belajar. Saya hanya tidak menggambil gelarnya. Nilai saya selalu bagus", begitu kata mas Arief.

Kadang kita suka salah kaprah memang soal tokoh sukses yang drop out. Media mainstream kadang suka mengkesankan bahwa drop out itu bisa sesukses tokoh itu. Yang lebih penting adalah kemauan utk tidak berhenti belajarnya yang musti ditiru. Meski ga di formal education, belajar terus menerus tetep suatu kewajiban!

Carilah ilmu sejak dari buaian hingga ke liang lahat (pepatah Arab)

Saya sebagai yang minat terhadap edtechpreneur, seneng banget bisa dilibatkan dalam project ini. Mudah-mudahan lancar ya sampe akhir semester. Amin..


Designed By Seo Blogger Templates