Sunday, April 5, 2015

Android One: Hack for Impact


Anak Kibar emang ajaib! Dalam satu minggu, ada 3 kegiatan yang harus dimanage. Luar biasa! Jadi sehabis ITB InMove, terus Google Developer Summit, besoknya langsung Android One Hack for Impact.

Android One Hack for Impact adalah kompetisi yang dibikin sama Google Indonesia untuk mendorong para Android Apps Developer untuk menciptakan karya untuk menyelesaikan 3 permasalahan utama Jakarta, yaitu Transportasi, Kesehatan dan Pendidikan.

Ini di auditoriumnya Conclave
Dari ratusan aplikasi yang masuk, tim memutuskan untuk mengundang 50 peserta untuk hadir di acara Demo Day yang dilaksanakan pada 29 Maret kemarin. Meski ga semua dateng, tapi acaranya full house bro.

Sarapan dulu broo
Acaranya dibuka oleh perwakilan dari Google, yaitu Bu Shinto Nugroho (Head of Public Policy, Google Indonesia) dan perwakilan dari pemerintah, yaitu Pak Alberto Ali dari Pemprov DKI Jakarta. Karena ini acaranya untuk turut serta mempromosikan Android One, maka ga afdol kalo misalnya ga ada sesi untuk menjelaskan mengenai Andorid One. Maka mbak Sandy Tantra lah yang menyampaikan hal tersebut selaku Consumer Marketing Manager, Google Indonesia.

Di Conclave mendadak jadi ada Lolipop gara-gara Android One
Yang menjadi juri untuk kompetisi ini diantaranya adalah Andreas Senjaya dari Badr, mas Wicak Hidayat dari Kompas Tekno dan beberapa juri yang juga bagian dari juri kompetisi ide satu mulainya Android One.

Paralel pitch!
Setelah sesi pitch 50 besar yang diundang, kemudian juri memutuskan tim yang masuk tahap selanjutnya. Yaitu tahap 10 besar dimana yang terpilih harus melakukan presentasi ke semua juri dan audience yang hadir. Konsep acaranya mirip-mirip dengan Code for Vote yang pernah Google bikin juga.

Dari semua app yang submit dan yang masuk 10 besar, kebanyakan dari mereka kategorinya transportasi dan solusi yang ditawarkan rata-rata mirip. Beberapa dari mereka buat saya sendiri tidak asing. Bahkan 2 diantaranya adalah mahasiswa mata kuliah Tech Based Business dan 1 temen GSA saya, Saggaf yang bikin JadwalKRL.

Galauers!
Saat memutuskan siapa pemenang 3 besar adalah proses yang menegangkan. Sempet terjadi diskusi panjang. Yang which is wajarlah ya ada perbedaan pendapat, hal itu justru menunjukan antusias lebih dari juri untuk memutuskan hasil terbaik.

Jadi pemenangnya adalah BIT (Bus in Time) dari ITB. Ini salah satu anak Tech Based Business juga. Yang kedua adalah AppAja dan yang ketiga adalah dari kategori kesehatan, yaitu Vaccine Time. Selamat untuk para pemenang ya!

Duh saya kerjaanya bikin kompetisi terus, tapi jarang ikutan kompetisi.


Designed By Seo Blogger Templates