Sunday, February 8, 2015

Khilafah *Remake: Episode Peradaban Dunia yang Ketiga


Saya termasuk orang yang ga terlalu suka membaca buku sejarah dengan bahasa yang sangat kaku dan minim visual. Soalnya membosankan! Ketika pertama kali tahu ada versi terbaru dari buku Khilafah yang bahas sedikit soal peradaban islam, terutama kekhalifahan, langsung tertarik untuk baca. Ya lumayan lah untuk memulai menyukai membaca sejarah dimulai dari yang ringan-ringan dulu saja.

Jadi apa aja yang dibahas di buku itu? Saya coba rangkum ya. Kan pepatah bilang "Ikatlah ilmu dengan menuliskannya".


Episode dunia
Colloseum

Bab pertama dari buku ini bahas mengenai pusat dunia dan pusat peradaban yang berada di timur tengah sejak peradaban manusia pertama, yaitu peradaban Mesopotamia. Kemudian dibahas setidaknya ada 3 episode peradaban. Episode pertama adalah imperium Persia yang selama ribuan tahun berkuasa dan meninggalkan banyak sekali jejak sejarah. Episode kedua adalah imperium Romawi, yang salah satu peninggalannya sampai sekarang kita kenal dengan Colloseum. Episode ketiga adalah peradaban Islam yang justru tidak banyak dikenal orang secara luas. Berbeda dengan peradaban Persia dan Romawi yang begitu terkenal.


Surat Rasulullah

Saya baru tahu bahwa ketika rasul sudah dakwah secara terang-terangan, atas perintah Allah, rasul mengirimkan surat ajakan bergabung dengan Islam kepada para petinggi Rasul. Termasuk mengirim surat ke Kaisar Heraklius, yang sedang menikmati kemenangan Romawi di peperangan dengan Persia.

Setelah mempelajari surat dari rasul, kaisar sempat memiliki keyakinan mengenai kebenaran ajaran dan ajakan dari rasul dan sempat berkata "Bila benar apa yang dikatakan orang-orang soal Muhammad, maka dia seorang Nabi yang dikatakan dalam kitab kami". Tapi karena tekanan dari pejabat-pejabatnya, keyakinan itu kembali pudar demi mempertahankan kerajaannya yang sedang jaya.


Kegemilangan ilmu dan kemegahan peradaban islam

Lewat buku ini saya juga kembali mengingat mengenai kegemilangan ilmuan islam di masa lampau yang bahkan hingga saat ini tetap dijadikan rujukan oleh dunia Barat. Saya juga sempat bahas ini di postingan tahun lalu setelah membaca buku Muhammad sebagai Pedagang.

Dalam buku banyak sekali data yang dibikin seperti infographis yang bisa menambah pengetahuan dan membuat kagum waktu itu peradaban islam bisa sejauh itu.


Namun itu dulu, islam masa kini..
Keren amat pake tablet dan laptop

Sering diidentikan dengan teroris oleh berbagai media mainstream. Padahal jika ditelaah dengan data, George W. Bush pun bisa dikatan teroris ketika membunuh 500.000 manusia di Irak dengan tuduhan bahwa Irak memilik Mass Destruction Weapon, padahal tuduhan tidak terbukti hingga saat ini.

Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar justru sama sekali tidak menggambarkan bahwa paham islam pernah menjadi peradaban yang baik. Korupsi, kemiskinan, kriminal dan moral anak bangsa yang musti banyak diperbaiki. Kenapa?


3 Pilar penyokong kejayaan Islam

Yang pertama adalah dimulai dari individunya yang bertaqwa dan menjalankan nilai islam dengan baik. Setelah individunya yang baik, masyarakatnya juga harus yang bersatu dan berdakwah untuk kebaikan. Kemudian yang ketiga, yang menurut saya inti dari buku ini adalah Negara yang menerapkan syariah.

Saya sih masih musti banyak belajar mengenai penerapan syariah di negara, faktor mana saja yang memang akan membuat sistem ini akan menjadikan sebuah negara menjadi lebih baik.


Sebab runtuhnya Khilafah
Khilafah adalah sebuah kepemimpinan islam setelah wafatnya Rasul. Selama ratusan tahun berjaya. Kemudian apa yang menjadi penyebab runtuhnya khilafah ini? Ada jenis faktor yaitu eksternal dan internal. Faktor eksternal diantaranya adalah adanya pengaruh filsafat hindu dan yunani, kebangkitan Yahudi & Nasrani ditandai dengan mendirikan universitas, kemudian menjadi penguasa media, opini dan ekonomi. Keadaan itu ditambah dengan adanya revolusi Arab yang memisahkan diri dari khilafah juga adanya serangan fisik dari berbagai pihak.

Adapun faktor internal adalah karena bahasa arab yang mulai ditinggalkan, sehingga pemahaman terhadap ilmu dari peradaban menjadi berkurang. Kemudian munculnya pemahaman-pemahaman baru, salah satunya sekularisem, yang memisahkan aktivitas kenegaraan dengan agama. Yang terakhir dan yang paling berbahaya adalah sombong atau lupa diri. Karena berbagai kemenangan yang diraih, umat islam menjadi lupa diri dan berhenti memperbaiki diri.


Pentingnya berjamaah
Di buku ini juga ditekankan mengenai pentingnya berjamaah dalam hal kebaikan. Selain itu juga akan ada yang saling mengingatkan kita jika kita menuju jalan yang salah. Seperti dalam hadist
"Sesungguhnya serigala akan memakan kambing yang sendirian" (HR. Ahmad, Abu Daud dan An-Nasa'i)

Ingin ada kebangkitan? Apa yang harus dilakukan

Saya percaya bahwa akan ada kebangkitan lagi dan mengembalikan kejayaan peradaban islam masa lampau. Hal yang bisa kita lakukukan adalah terus memperbaiki diri, melakukan kajian islam, melakukan dakwah (bahkan dimulai dari yang paling sederhana menurut saya), kemudian yang ga kalah penting adalah mempelajari penerapan syariah islam.

Buku sederhana dengan design yang fancy membuat saya menjadi lebih semangat untuk mempelajari sejarah islam dan kekhalifahan. Bagaimana dengan kamu?


Designed By Seo Blogger Templates