Sunday, July 27, 2014

Kuliah Sambil Kerja? Sakitnya tuh di sini!


Selulus SMP, saya mantap memutuskan untuk sekoah di SMK, karena saya harus punya keahlian setelahnya. Soalnya saya ga yakin saya bakal bisa kuliah. Dan ternyata bersekolah di SMK adalah pilihan tepat! Saya gagal dapet beasiswa untuk kuliah dan memutuskan langsung bekerja.

Pekerjaan pertama saya adalah sebagai web developer di sebuah perusahaan yang fokus memberikan solusi untuk micro banking seperti Bank Perkereditan Rakyat (BPR), Koperasi dan Baitul Mal Wa Tamwil (BMT). Wah saya senengnya bukan main bisa kerja di sana, karena menjadi web developer adalah salah satu cita-cita saya waktu itu. Saya ngerasa waktu begitu cepat berlalu di sana, saya tidak menyia-nyiakan waktu luang saya untuk tidak belajar. Setahun kerja, saya memutuskan untuk kuliah setelah pulang kerja. Kuliah di mana? BSI aja! #eahh

Saya Menemukan Semangat Itu!
Awalnya saya pikir kelas karyawan bakal males-malesan dan ga akan banyak persaingan. Ternyata saya salah! Saya temui banyak sekali teman-teman yang bersemangat untuk berkuliah meskipun siangnya mereka cape bekerja di toko, di mall dan bahkan ada yang di pabrik. Saya melihat mata-mata berbinar yang mantap untuk berjuang demi nasib yang lebih baik, dengan jalan yang mereka yakini. Yaitu lewat pendidikan!

Melihat teman-teman seperti itu, saya semakin bersyukur dengan apa yang saya dapet. Saya waktu itu kerjanya di tempat yang enak dan dengan gaji yang gede. Alhasil, saya juga jadi lebih serius kuliahnya dan kasih yang terbaik.

Kelas Karyawan Bisa Ngeksis?
Suasana di kelas juga rame kaya gini. Tapi ga sebanyak ini sih. Sumber: trbimg.com

Siangnya kuliah, malamnya kerja? Sudah cukup? Ya, sudah cukup sih capenya. Setelah pulang kuliah pun masih harus mikirin tugas-tugas untuk jadwal besok dan bikin plan untuk kerjaan besok. Kadang kalo lagi dikejar-kejar sama atasan, agak kepaksa harus ngoding tengah malam.

Meskipun keseharian sudah sibuk, tapi saya ga ragu untuk coba ini itu. Ikutan seminar, workshop dan coba apply program menarik seperti Google Student Ambassador (GSA). Setelah kepilih jadi GSA, saya semakin kenal banyak orang di kampus, mulai dari mahasiswa pagi, staff kampus sampe para petinggi kampus. Saya waktu itu menginisiasi berbagai program yang mungkin belum pernah dibikin sama mahasiswa kelas karyawan. Seneng lah! Saya buktikan bahwa kelas karyawan juga tetep bisa ngeksis.

Manajemen Waktu Adalah Musuh!
Di BSI, kelas karyawan sama kelas reguler tuh ga ada bedanya dari segi tugas. Sama-sama numpuk tugas. Jadi harus bagi-bagi waktu dengan sangat baik. Saya jarang tuh sia-siakan waktu hanya untuk nongkrong-ngongkrong ga jelas sepulang kuliah. Saya biasanya langsung pulang karena sepulang kuliah, masih banyak yang harus dikerjakan.

Karena dihari kerja lumayan sibuk, saya biasanya gunakan sabtu dan minggu untuk ngerjain tugas kampus. Ya ga usah serius banget, bisa sambil nonton sinetron atau sambil ngobrol-ngobrol sama keluarga.

Setelah mutasi ngampus di Jakarta. Jujur manajemen waktunya sangat kurang. Pertama mungkin karena banyak hal yang saya harus menyesuaikan diri, seperti jam kerja dan transportasi. Alhasil, semester 4 ini saya dapet her 2 mata kuliah sekaligus. Rekor saya selama sejarah perkampusan. Manajemen waktu memang musuh terbesar yang harus dikalahkan!

Kerja? Kuliah? Mana Lebih Penting?
Kuliah kadang kepikiran kerja. Kerja kadang kepikiran kuliah. Dua-dua nya penting sih. Sumber: theblaze.com

Susah sih kalo harus milih salah satu. Keduanya bagaikan kolaborasi yang tak dapat dipisahkan. Saya kerja untuk kuliah dan saya kuliah untuk karir saya kedepannya. Tapi kadang-kadang saya harus dihadapkan pada pilihan antara harus kuliah dan tanggung jawab pekerjaan, seperti waktu harus skip UAS karena saya memutuskan untuk menuntaskan tanggung jawab kerjaan.

Negosiasi sama atasan adalah hal yang harus dicoba kalo misalnya kegiatan kampus sedang harus diprioritaskan. Di kerjaan sebelumnya maupun sekarang, Alhamdulillah masih bisa mengerti posisi saya sebagai karyawan yang kuliah.

Buat kamu yang ragu untuk kuliah sambil kerja, rasanya ga usah. Setiap sesuatu pasti ada suka dukanya, itu bagian dari proses.

Sumber thumbnail: og.rudderjob.co.uk



Designed By Seo Blogger Templates