Wednesday, June 11, 2014

GSA Summit 2014: Panggung Internasional Pertama Saya


Waktu berjalan sangat cepat, perasaan baru kemarin deh saya ngerasa kaget sekaligus seneng ketika menerima email kalo saya diterima menjadi salah satu Google Student Ambassador (GSA) 2013 untuk regional Southeast Asia. Eh sekarang sudah pensiun dan GSA baru pun sudah siap untuk berkarya.

Setahun bersama Google, rasanya luar biasa euy! Banyak sekali pengalaman baru yang saya dapet, yang rasanya sulit untuk terwujud jika saya tidak ada di dalam circle ini. Menjadi GSA adalah salah satu turning point penting dalam perjalanan saya!

Google menjanjikan untuk mengundang top 3 GSA 2013 untuk hadir di Summit 2014, ekspektasi saya tidak terlalu tinggu waktu itu. Karena saya sadar bahwa di akhir periode program ini, saya tidak begitu aktif. Mungkin saya begitu terlarut dengan berbagai kegiatan di pekerjaan baru saya. Tapi rezeki itu ternyata tetap diberikan kepada saya, saya akhirnya pergi ke Philippines (28 Mei-1 Juni 2014) untuk presentasi dan share mengenai pengalaman saya selama setahun sebagai GSA. Mabuhay Pilipinas! 

I prepared it well !
Ini adalah moment sangat penting untuk saya. Saya tidak mau memperlakukan moment ini dengan cara yang biasa saya lakukan. Saya hindari untuk menggunakan sistem kebut semalam yang biasanya saya pake untuk ngapalin ujian, ngapalin presentasi kampus pun bikin paper.

Saya mulai mempersiapkan kontennya kurang lebih dari seminggu sebelum berangkat. Mulai dari mencari ide konten, cari data, bikin kerangkanya, bikin slide hingga bikin skrip presentasi saya usahkan yang terbaik. Alhasil, beberapa hari sebelum berangkat, saya sudah hafal dengan apa yang ingin saya sampaikan dan begitu percaya diri dengan slide presentasi yang akan saya bawakan.

Saya ucapkan terima kasih untuk semua temen-temen yang sudah bantuin saya mempersiapkan ini dengan baik. Makasih Nisa dan Mbak Put untuk revisian redaksi slide dan skrip presentasi. Terima kasih koh Yansen untuk berbagai masukan yang luar biasa bermanfaat. Makasih Badur untuk bantu revisi design dan layouting presentasinya. Makasih loh Livana and the gank yang rela sempetin waktu buat merhatiin saya latihan di kantor. Makasih juga buat kang Herry untuk tips public speaking dan prinsip dasar slide presentasinya. Ga lupa saya juga ngucapin makasih buat Mamah yang tidak pernah berhenti untuk do'anya yang ijabah. Dan juga makasih buat calon istri saya yang selalu bikin saya rindu terhadap Bandung. #eahhh


Rehearsal with Aileen
Paling kiri Aileen Apolo (Education Outreach, Google), Robot (GSA Thailand 2013), Kamu! Iya betul itu saya, JT (GSA Malaysia 2013), Franz (GSA Philippines/GSA Program Coordinator)









Aileen dan timnya, memilih saya dari Bina Sarana Informatika sebagai perwakilan dari Indonesia, Robot dari Bangkok University sebagai perwakilan dari Thailand dan JT Liew dari Asia Pasific University Collage sebagai perwakilan Malaysia. Ketiganya adalah top GSA 2013 untuk masing-masing negara.

Saya tidak terlalu mengenal mereka sebelumnya, tapi pada momen tersebut akhirnya bisa mengenal masing-masing mereka dan menggali hal inspiratif dan bermanfaat dari mereka.

Niat saya setibanya di Philippines adalah latihan dan merasakan atmosfer panggung di mana saya akan presentasi. Nah ternyata memang ada agenda khusus dari Aileen untuk supaya kita bisa rehersal terlebih dahulu.

Awalnya deg-degan sih, takut banget kalo saya jadi blank setelah perjalanan cukup panjang Jakarta-Singapore-Cebu(Philippine). Tapi akhirnya bisa menunjukannya dengan sangat baik dan saya dengan percaya diri menawarkan untuk tampil pertama kali pada pelaksanaan, sebelum Robot dan JT.


The presentation!

Akhirnya tiba juga momen penting ini. Perasaan nervouse tetap terasa, tapi saya sangat merasa tenang di atas panggung. Mungkin ini efek dari persiapan yang cukup baik. Nah video diatas sedikit cuplikan dari presentasi saya di GSA Summit 2014 di Philippines. Makasih loh Bani Syahroni udah ngerekamin!


Discussion Panel with other Communities

Setelah presentasi tersebut, saya dan 2 GSA 2013 yang lain mendapatkan kesempatan untuk bergabung di sesi diskusi panel yang melibatkan berbagai komunitas Google seperti Google Business Group (GBG), Google Developer Group (GDG), Google Educator Group (GEG) dan dari Top Contributor Program.

Sesi ini adalah sesi yang paling bikin saya khawatir. Karena saya tidak bisa mempersiapkan sematang saya persiapkan untuk presentasi. Karena bentuknya diskusi dan berdasarkan pertanyaan dari moderator. Saya khawatir ga bisa nangkep apa yang ditanya sama moderator. Hehe

Setelah dijalanin, ternyata ga seserem yang dibayangkan. Saya begitu tenang ngejalaninnya dan berasa santai. Meskipun tidak se-talk active yang lain, tapi setidaknya saya bisa menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan dengan jawaban yang tidak terlalu ngaco!

Yang menjadi moderator pada sesi ini adalah Chelle Gray yang kemudian setelah sesi ini ngajak saya dan teman yang lainnya untuk jalan-jalan ke Lapu-Lapu City untuk ke pantai. Lalu ada juga Pamela PaƱares sekalu GEG Manager untuk Cebu City dan Vince Tabor selaku GBG Manager untuk Baguio City. Saya bangga menjadi wakil Indonesia di panel tersebut.

Sungguh pengalaman yang luar biasa! Anak kampung akhirnya bisa menapakan kakinya di negeri orang. Saya yakin ini adalah awal dari momen-momen yang akan jauh luar biasa lagi. Saya akan terus memperbaiki diri dan terus belajar!


Designed By Seo Blogger Templates