Wednesday, February 5, 2014

Search Summit with Google: Sebuah Awal Perjalanan Baru





Selama dua bulanan ini, banyak sekali hal baru yang saya alami. Dimulai dari keputusan untuk resign dari pekerjaan pertama saya, sampai dengan hijrah dari Bandung ke Jakarta untuk sesuatu yang lebih besar.

Saya kini menjalankan aktifitas harian disebuah perusahaan movement di Jakarta yang meskipun belum lama bergabung, saya mendapatkan banyak sekali values dan point of view yang baru dan yang saya inginkan.

Awal dari perjalanan baru ini adalah kegiatan Search Summit with Google yang diselenggarakan di Yogyakarta pada 20 Juli - 22 Juli 2013. Pada tulisan ini, saya akan membahas mengenai kegiatan tersebut dan beberapa hal yang berkesan untuk saya.


Search Summit

Setelah terpilih menjadi salah satu Google Student Ambassador (GSA) 2013/2014, kami dikumpulkan dalam sebuah kegiatan untuk diberikan pelatihan mengenai produk-produk Google dan mengenai program itu sendiri.

Berbeda dengan summit GSA tahun lalu yang diselenggarakan di kantornya Google di Singapore, kali ini kegiatannya dilakukan di Yogyakarta. Meskipun batal untuk sekalian jalan-jalan ke luar negeri, tapi tidak mengurangi antusias saya untuk hadir pada summit yang dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai negara di Asia Tenggara ini.

GBG Managers Southeast Asia






Yang membuat summit kali ini lebih spesial adalah karena kali ini semua komunitas Google seperti Google Bussines Group (GBG), Google Developer Group (GDG) dan Maps Maker juga turut bergabung melakukan summit di waktu dan tempat yang sama.


I don't Understand Your English!

Ini adalah kegiatan internasional pertama saya. Ketakutan saya tentu saja soal komunikasi dengan peserta yang berasal dari negara lain. Meskipun nilai pelajaran bahasa inggris saya saat di SMK tidak mengecewakan, tapi itu tidak menjamin bahwa saya bisa sukses berkomunikasi dengan mereka. Terlebih, mereka tidak mengerti Sunglish (Sunda English) yang sangat fasih saya bawakan.

Di hari ketiga kegiatan summit, para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membuat presentasi perencanaan kegiatan yang akan kami buat setelah pulang kembali ke daerah masing-masing. Saya dikumpulkan bersama Nurul Basyiroh & Michael Diharja dari Indonesia, Franz Sarmiento & Christine Balili dari Phillipines, Chamini dari Sri Lanka, Nexus Chay dari Malaysia dan 2 peserta dari Pakistan yang saya lupa namanya. Kami menyebut nama kelompok kami dengan Fantastic 4 (Kelompok 4) !

Waktu itu hampir jam 3, tetapi semua masih bisa berbaik hati dengan kamera





Setelah dicoba dan dibiasakan, ternyata tidak sesukar yang saya pikirkan sebelumnya. Saya bisa berkontribusi meskipun dengan kemampuan bahasa inggris ngepas, intinya harus percaya diri dulu. Tetapi saya tetap tidak bisa mengerti dengan jelas ketika teman dari Pakistan menyampaikan pendapatnya. "Pardon, I don't understand your english!", sampai-sampai saya harus menanyakan berulang kali apa yang dia maksud. 

Seharian harus berbahasa inggris, membuat saya tidak tahan untuk segera mengobrol dengan Bahasa Sunda!

Sing, Dance and Dangdutan

Salah satu agenda yang menarik dari kegiatan Search Summit untuk saya adalah kegiatan Cultural Performace. Setiap negara harus menampilkan sebuah kesenian entah itu menyayi, menari atau melawak.

Peserta dari Indonesia sepakat bahwa semua peserta harus terlibat dalam penampilan ini. Kami memutuskan untuk membawakan cabe-cabean tari-tarian dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan waktu latihan yang tidak banyak, kami latihan semaksimal mungkin hingga tengah malam.

Meskipun diawal sedikit berantakan karena banyak yang hadir latihan tidak tepat waktu dan kurang serius, kami semua puas dengan hasil akhir yang didapat. Saya merinding ketika semua penonton terlarut dalam tarian sinanggar tulo dan ikut berdendang. Inilah Indonesia, meskipun banyak berantakannya, kita bisa jika kita menyatukan kekuatan bersama! 

Sing penting joget !


Penampilan dari Indonesia ditutup dengan musik khas Indonesia yang membuat semua penonton mulai menggila. Yaudah sih!

Learn from Googler

Saya sangat menggilai produk-produk Google. Jauh sebelum saya tahu mengenai program Google Student Ambassador, saya follow banyak sekali blog produknya untuk sekedar mengetahui berita teranyar.

Saya selalu terkesan dengan dedikasi Google terhadap pendidikan yang dilakukannya secara berkelanjutan. Semisal Google Apps for Education dan melalui program Google Student Ambassador ini.

Ini menjadi pengalaman yang luar biasa, untuk bisa belajar banyak hal baru langsung dari para Googler yang datang dari berbagai penjuru dunia. Bahkan ada Googler yang datang langsung dari Mountaint View.

Wendy Gorton, Google Apps for Edu Expert













The dots just connected

Bayangkan, dalam kegiatan seperti ini kita akan bertemu dengan banyak orang baru dari negara berbeda dan latar belakang yang berbeda. Ini adalah kesempatan yang luar biasa untuk menambah teman dan networking dari berbagai negara

Awal mula dari rutinitasi saya disebuah movement ini adalah dari kegiatan dan program Google Student Ambassador. Kegiatan ini sudah terbukti membukakan jalan untuk kesempatan-kesempatan baru, setidaknya untuk saya pribadi.

Go and learn!




Designed By Seo Blogger Templates